Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

KEMAMPUAN DAN KAPASITAS PARKIRAN FISIP UNNES DALAM MENAMPUNG SEPEDA MOTOR MAHASISWA

Gambar
Virgiawan Dinda Saputra, Tantri Nurohmah, Muhammad Guruh Bintang Wicaksana, Alfina Putri Berliana, Alyssa Sekar Khairani, Dinar Yana Hastari , Fitri Nur Soleha  Perencanaan wilayah merupakan perencanaan penggunaan atau pemanfaatan lahan dan perencanaan pergerakan pada suatu ruang. Perencanaan ini harus sesuai dengan kebutuhan dan pertumbuhan masyarakat sekitar. Pertumbuhan masyarakat akan berpengaruh pada ketersediaan fasilitas, salah satunya lahan parkir. Kebutuhan lahan parkir ini sangat dibutuhkan khususnya di lokasi strategis seperti kampus. Contoh nyata yang bisa dilihat adalah parkiran di Universitas Negeri Semarang. Universitas Negeri Semarang terdiri dari beberapa fakultas. Masing-masing fakultas tersebut memiliki lahan parkir untuk menunjang aktivitas perkuliahan. Akan tetapi terdapat beberapa fakultas yang lahan parkirnya kurang memadai, salah satunya parkiran di Fakultas Ilmu Sosial. Masalah ini berhubungan dengan perencanaan tata ruang ...

Analisis Faktor Penyebab Dan Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Abrasi Di Kelurahan Gemulak, Kecamatan Sayung, Demak

Gambar
  Galang Jiwo Prakoso,  Muhammad Guruh Bintang Wicaksana,  Qori Septiani Wulansari,  Alfina Putri Berliana                 Kelurahan Gemulak, yang terletak di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, mengalami penurunan permukaan tanah setiap tahunnya sebesar 20-40 cm. Penurunan ini terjadi karena abrasi, yang disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, adanya kenaikan air laut yang terkait dengan perubahan iklim. Kedua, terdapat reklamasi Pantai Marina dan pembangunan kawasan industri di Semarang yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Sayung. Dampak dari reklamasi ini adalah tekanan air laut yang mempengaruhi wilayah pesisir Kecamatan Sayung (Marfai, 2012:50).               Dalam penelitian yang dilakukan oleh Munawaroh dan Setyaningsih (2021) dengan judul "Adaptasi Masyarakat Pesisir dalam Menghadapi Perubahan Garis Pantai di Pesisir Kecamatan Sayung," tujuan utama pen...

TRADISI IRIBAN DALAM UPAYA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DI DESA LEREP, KECAMATAN UNGARAN BARAT

Gambar
  Andina Ahya Prameswari, Tantri Nurohmah, Ria Kholifatun Nadhiroh, Muhammad Guruh Bintang Wicaksana Setiap wilayah pedesaan memiliki karakter yang menjadi kekhasan dari kehidupan masyarakat di desa tersebut. Karakter ini muncul dalam kehidupan masyarakat yang merupakan tradisi secara turun temurun selama beberapa masa sebelumnya hingga saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat. Fenomena ini dapat dimaknai sebagai kearifan lokal atau local wisdom (Nasiwan, 2012). Banyak aspek yang dapat diangkat dalam pembangunan dan pengembangan desa dengan melihat potensi yang disesuaikan dengan ciri khas atau keaslian daerah tersebut. Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah memiliki luas wilayah yang luas yaitu sekitar 682 Ha yang terdiri dari 64 RT, 10 RW dan delapan dusun. Potensi desa ini adalah pertanian, perkebunan dan wisata desa berbasis budaya masyarakat dan religi. (Mohamad Wakhyudin Juhadi, Heri Tjahjono, 2017). Salah satu Program pembangunan Des...