KEMAMPUAN DAN KAPASITAS PARKIRAN FISIP UNNES DALAM MENAMPUNG SEPEDA MOTOR MAHASISWA

Virgiawan Dinda Saputra, Tantri Nurohmah, Muhammad Guruh Bintang Wicaksana, Alfina Putri Berliana, Alyssa Sekar Khairani, Dinar Yana Hastari , Fitri Nur Soleha 

Perencanaan wilayah merupakan perencanaan penggunaan atau pemanfaatan lahan dan perencanaan pergerakan pada suatu ruang. Perencanaan ini harus sesuai dengan kebutuhan dan pertumbuhan masyarakat sekitar. Pertumbuhan masyarakat akan berpengaruh pada ketersediaan fasilitas, salah satunya lahan parkir. Kebutuhan lahan parkir ini sangat dibutuhkan khususnya di lokasi strategis seperti kampus. Contoh nyata yang bisa dilihat adalah parkiran di Universitas Negeri Semarang.

Universitas Negeri Semarang terdiri dari beberapa fakultas. Masing-masing fakultas tersebut memiliki lahan parkir untuk menunjang aktivitas perkuliahan. Akan tetapi terdapat beberapa fakultas yang lahan parkirnya kurang memadai, salah satunya parkiran di Fakultas Ilmu Sosial. Masalah ini berhubungan dengan perencanaan tata ruang yang kurang tepat.

Sebagian besar mahasiswa dan tenaga pendidik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang mengendarai kendaraan roda dua atau sepeda motor dalam kegiatan perkuliahan. Banyaknya jumlah mahasiswa dan tenaga pendidik yang pergi ke kampus setiap harinya tentu menyebabkan kendaraan yang ada di kampus juga semakin banyak. Keadaan ini diperparah dengan jumlah mahasiswa yang terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini akan menyebabkan masalah jika tidak diimbangi dengan kawasan parkiran yang memadai.

Saat jam perkuliahan berlangsung selalu terjadi penumpukan kendaraan, khususnya kendaraan roda dua atau motor di parkiran. Selain itu, ketika mahasiswa keluar masuk parkiran juga terasa susah karena jalan yang sempit harus dilewati motor untuk keluar dan masuk. Jika dipaksakan lewat takutnya akan menyerempet motor yang sudah terparkir. Belum lagi ketika sudah masuk susah untuk mencari tempat parkir karena luas lahan parkiran yang sempit serta ada beberapa bagian yang permukaannya tidak rata sehingga tidak bisa untuk parkir. Keadan ini akan membuat mahasiswa lama di tempat parkir dan mengulur waktu untuk pergi ke kelas bahkan menyebabkan mahasiswa terlambat mengikuti perkuliahan.

Oleh karena itu, perlu diadakan program perencanaan untuk memperluas dan menata ulang parkiran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Dengan adanya program tersebut diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang ada di parkiran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang sehingga mahasiswa dan tenaga pendidik dapat parkir dengan nyaman.


Permasalahan

Fakultas Ilmu Sosial memiliki jumlah mahasiswa kurang lebih 1050 mahasiswa yang sebagian besar mahasiswa FIS menggunakan sepeda motor untuk mobilitas menuju kampus. Sepeda motor yang jumlahnya banyak berbanding terbalik dengan kapasitas parkiran yang tidak memadai. Selain itu, sepeda motor juga kurang ditata dengan rapi dan bagian bawah tempat parkir kurang rata yang menyusahkan mahasiswa dalam memarkirkan motor sehingga masih ada ruang kosong namun tidak bisa digunakan untuk tempat parkir. Parkiran FIS yang sempit dan terkadang sebagai tempat parkir dari mahasiswa fakultas lain sehingga mahasiswa FIS tidak mendapatkan tempat parkir. Selain itu, sehabis hujan muncul genangan air di area parkiran dikarenakan saluran air sudah rusak yang menyebabkan saluran tidak dapat menyalurkan air sebagaimana mestinya.

Gambar 1 . Saluran drainase Parkiran FIS

Gambar 2. Parkiran FIS yang tidak rata


Gambar 3. Parkiran FIS yang tidak rata


Gambar 4. Saluran drainase Parkiran FIS

Gambar 5 . Saluran drainase Parkiran FISIP
                                                        

Gambaran Umum Lokasi

Secara Astronomis, Parkiran FIS terlatak pada 7o02’57.89” S dan 110o23’48.93” E. Keadaan lokasi parkiran di FIS Unnes berada di antara dua gedung, yaitu gedung C7 dan gedung C5. Parkiran FIS Unnes juga berdekatan dengan Masjid Al-Ikhsan dan Gedung PKM. Keadaan permukaan tanahnya tidak merata, paving blok sudah tidak beraturan sehingga agak kesulitan ketika ingin masuk dan keluar parkir. Persediaan lahan parkir juga belum cukup untuk menjadi tempat orang-orang untuk memarkirkan kendaraannya khususnya bagi warga FIS sendiri. Seringkali beberapa mahasiswa harus memutar balik atau parkir lebih jauh karena parkir sudah penuh. Selain itu, parkiran kendaraan juga belum tertata rapi dan teratur. Masih tidak lurus pada setiap barisan parkir motornya. Paving bloknya juga sudah berlumut sehingga licin ketika hujan dan setelah hujan dan ada yang berlubang atau terlepas dari permukaan tanah.


Gambar 6. Peta Parkiran FISIP UNNES


Analisis

Tujuan perencanaan atau pengembangan perluasan dan penataan ulang parkiran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang yaitu:

1.     Memenuhi kapasitas permintaan parkir yang meningkat

Salah satu tujuan utama memperluas parkiran FIS adalah untuk mengakomodasi peningkatan jumlah kendaraan dan permintaan parkir mahasiswa. Dengan memperluas kapasitas parkiran, dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan kekurangan lahan parkir. Selain itu, pengguna juga akan lebih mudah menemukan tempat parkir yang tersedia dan nyaman mengakses tujuan.

2.     Meningkatkan keamanan kendaraan

Dengan menyediakan lebih banyak ruang parkir yang terorganisir dapat meningkatkan keamanan kendaraan dan dapat mengurangi resiko pencurian maupun kerusakan kendaraan mahasiswa.

3.     Meningkatkan penggunaan lahan yang efisien

Dengan perencanaan yang baik, memperluas parkiran juga dapat meningkatkan penggunaan lahan yang lebih efisien. Lahan yang ada dapat dioptimalkan agar lebih efektif digunakan untuk parkir.

Dalam proyek ini analisis yang digunakan adalah analisis sebaran ketersediaan serta kebutuhan sarana dan prasarana. Sarana tempat parkir yang terdapat di Fakultas Ilmu Sosial terutama untuk kendaraan roda dua bisa dikatakan belum maksimal, dikarenakan masih banyak terdapat beberapa permasalahan, diantaranya adalah kapasitas parkiran yang tidak memadai akibat jumlah sepeda motor mahasiswa yang banyak, selain itu area lahan parkir yang cenderung tidak rata membuat sepeda motor yang diparkir tidak dapat tertata dengan rapi. Hal itu diiringi dengan mahasiswa fakultas lain yang juga memarkirkan motornya di area lahan parkir Fakultas Ilmu Sosial, serta munculnya genangan air akibat saluran air yang sudah rusak.

Maka dari itu perlu adanya solusi yang tepat dan efektif untuk mengatasi permasalahan yang ada. Solusi tersebut nantinya diharapkan dapat memenuhi kapasitas permintaan parkir yang meningkat, meningkatkan keamanan kendaraan, serta meningkatkan penggunaan lahan yang lebih efisien. Beberapa solusi yang dapat dilakukan adalah memperbaiki area parkir yang banyak terdapat lubang lubang atau kerusakan agar semua area parkir bisa ditempati oleh kendaraan roda dua, kemudian pada bagian area keluar masuk parkiran kendaraan bermotor bisa dilakukan pengosongan di semua sisi atau salah satu sisi agar lalu lalang kendaraan yang keluar masuk bisa lebih lancar.

Program perencanaan memperluas dan menata ulang parkiran Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Semarang adalah sebuah proyek yang penting untuk mengatasi masalah parkir yang semakin memburuk di fakultas tersebut. Untuk mengatasi masalah perluasan rencananya yaitu dengan mengalokasikan sedikit area lahan parkir mobil yang ada di gedung C7 untuk parkiran motor mahasiswa, serta jika terdapat anggaran yang cukup dapat membuat parkir spiral karena bisa efektif sebab lahannya lebih luas mampu menampung kendaraan mahasiswa maupun dosen dan karyawan.

Namun jika parkir spiral kurang cocok di area fakultas maka anggaran dialokasikan untuk memperbaiki area tanah lahan parkir yang sudah buruk atau tidak rata dengan menggunakan paving blok seperti yang sudah digunakan sebelumnya, rencananya adalah dengan meratakan tanah dengan cara pengulangan dalam pemasangan paving block area parkir. Paving block memiliki manfaat yang besar dalam area parkir karena dapat menahan beban kendaraan dan mencegah erosi pada tanah. Penggunaan paving blok juga mudah dalam pemeliharaan dan perbaikan. Dengan pemasangan paving blok yang rata, diharapkan akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan dan kerusakan pada kendaraan.

Selain itu, permasalahan tempat parkir yang kurang tertata adalah sebuah masalah yang sering terjadi di berbagai tempat, termasuk area parkir di kampus atau tempat umum lainnya. Masalah ini dapat menyebabkan kemacetan dan kebingungan bagi pengguna parkir, serta berdampak buruk pada kenyamanan dan keamanan pengguna. Oleh karena itu pembuatan garis untuk pola parkir juga perlu diperhatikan dalam program perencanaan ini. Dengan membuat garis yang jelas dan teratur, pengguna parkir akan lebih mudah dalam menentukan tempat parkir yang tepat, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan kebingungan saat mencari tempat parkir. Selain itu, pembuatan gate untuk keluar masuk dan penempatan juru parkir yang standby di parkiran juga akan membantu mengatur lalu lintas kendaraan dan meningkatkan keamanan pengguna parkir.

Permasalahan parkiran FIS saat atau pasca hujan sering terjadi genangan air karena saluran drainase di parkiran FIS sudah rusak sehingga saluran drainase tidak dapat mengalirkan air dengan baik sebagaimana mestinya. Solusinya dengan membangun drainase ulang dengan merapikan akar pohon yang mendorong dinding drainese sehingga dinding pecah dan rusak. Setelah dirapikan akar pohon tersebut dapat dibangun ulang dengan bagian atas diberi tralis besi agar roda sepeda motor tidak masuk ke dalam saluran drainase.

Dalam jangka panjang, program perencanaan ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh pengguna fakultas. Dengan adanya parkiran yang lebih luas dan efektif, diharapkan akan mengurangi kemacetan dan memudahkan akses ke fakultas. Program-program tersebut diperlukan kerjasama antara pihak kampus atau fakultas, seperti pihak keamanan, juru parkir, dan pihak yang ahli dalam perencanaan dan desain bangunan. Selain itu, perlu juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti jumlah pengguna parkir, jenis kendaraan yang digunakan, dan ruang yang tersedia. Oleh karena itu, proyek perencanaan ini harus direncanakan dan dilaksanakan dengan baik dan teliti untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan proyek perencanaan memperluas parkiran Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Semarang ini akan berhasil dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh pengguna fakultas atau kampus.   


                                                                    Kesimpulan


Dalam penelitian perencanaan wilayah ini kami merancang program perencanaan memperluas dan menata ulang parkiran Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Semarang dengan maksud agar dapat menjadi sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatasi masalah parkir yang semakin memburuk di area fakultas karena keterbatasan menampung kendaraan mahasiswa. Berdasarkan analisis sebaran ketersediaan serta kebutuhan sarana dan prasarana pada daerah parkiran Fakultas Ilmu sosial diketahui bahwa kebutuhan lahan parkir yang luas dan mencukupi sangat penting bagi mahasiswa, dikarenakan sering kali mahasiswa kesulitan bahkan tidak mendapatkan tempat parkir kendaraan, jadi antara ketersediaan lahan tidak sesuai dengan kebutuhan dari pengguna.

Penataan ulang ini seperti memperbaiki area parkir yang tidak rata dengan menggunakan paving blok untuk perbaikan serta pemeliharaan. Selain itu juga pemberian garis pola parkir yang jelas dan teratur agar mempermudah mahasiswa yang akan parkir agar tidak bingung serta kendaraan juga dapat terparkir lebih rapi. Dengan kerjasama yang baik antara pihak bersangkutan dalam jangka waktu panjang dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap permasalahan-permasalahan pada area parkir dengan penataan ulang wilayah tersebut seperti mengurangi kemacetan saat akan parkir. Maka kami sangat mengharapkan program perencanaan yang kami rancang ini dapat berjalan dengan lancar dan terealisasikan dengan baik di lapangan.



Daftar Pustaka


Kurniawan, S., & Surandono, A. (2017). ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENATAAN RUANG

PARKIR KENDARAAN (Studi Kasus Pada Lahan Parkir Kampus II Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro). TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi): Jurnal Program Studi Teknik Sipil, 6(2).

 

Primasworo, R. A. P. R. A., Arifianto, A. K. A. A. K., & Nay, K. N. K. (2021). Perencanaan dan Penataan Ruang Parkir Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Jurnal   Qua Teknika, 11(2), 22-31.

 

Purnomo, E. A., Purnamasari, A., Purwanto, D., & Supriyono, S. (2014). Analisis kebutuhan ruang parkir untuk fakultas teknik universitas diponegoro kampus tembalang. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(4), 796-804.


Rachman, F. (2011). Analisis Kapasitas Ruang Parkir Sepeda Motor Kawasan FIP, FIS, FE dan FH Universitas Negeri Semarang. Universitas Negeri Semarang.

 

Sulistio, H., & Suharyanto, A. (2015). Evaluasi Kebutuhan Ruang Parkir Di Kampus Universitas Brawijaya. Media Teknik Sipil, 13(1), 79-90.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH DALAM PEMETAAN PADANG LAMU DI PULAU SAPUDI

Media Pembelajaran ArcGIS StoryMaps Sumber Daya Alam Di Indonesia